Bandung Punya Wisata Baru Yang Bernama Wisata Edukasi Nuklir - TRIK SAKONG

Breaking

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here
Infomasi Penting : SITUS REKOMENDASI DARI KAMI SAAT INI ADALAH JPOKER99.COM dan JBANDAR.COM, MIN DEPO RENDAH WINRATE MANTAP, SILAKAN DI GAS BOSKU

Senin, 04 November 2019

Bandung Punya Wisata Baru Yang Bernama Wisata Edukasi Nuklir

Indonesia, Wisata - Ada destinasi wisata baru di Bandung, yakni Pusat Sains dan Teknologi Nuklir Terapan Badan Tenaga Nuklir Nasional (PSTNT Batan) di Jalan Tamansari yang resmi dibuka sebagai wahana edukasi mulai Rabu (30/10).

Bandung Punya Wisata Baru Yang Bernama Wisata Edukasi Nuklir

Wali Kota Bandung, Oded M Danial menyatakan dibukanya destinasi wisata baru ini merupakan hasil kerja sama PSTNT Batan dengan Pemerintah Kota Bandung yang ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antar keduanya.

"Ini bisa dijadikan kawasan edukasi kepada masyarakat. Lokasi seperti ini harus dimanfaatkan agar masyarakat menjadi tahu mengenai nuklir." katanya.

Di lokasi tersebut, wisatawan bisa melihat sejumlah alat dan hasil pengembangan PSTNT Batan, mengunjungi ruang teknik analisis radiometri, laboratorium radio isotop dan senyawa bertenda serta pengolahan limbah.

Ada juga ruang pamer hasil Litbang Batan, di antaranya jamu herbal, radioisotop dan radiofarmaka untuk kedokteran nuklir, plastik biodegradable dan iriadiasi gamma untuk produk unggulan Indonesia seperti buah-buahan.

Oded juga mendorong kepada lembaga lain membuat kawasan edukasi sehingga bermanfaat bagi edukasi masyarakat luas, seperti PT Pindad, PT Dirgantara Indonesia (PTDI) atau PT LEN.

Bandung Punya Wisata Baru Yang Bernama Wisata Edukasi Nuklir

Sementara itu, Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan), Anhar Riza Antariksawan mengatakan kawasan wisata juga memiliki produk lain seperti pemanfaatan produk unggulan beras dan sebagainya dengan memanfaatkan nuklir.

"Kawasan wisata ini memberikan edukasi agar masyarakat untuk lebih paham dalam pernukliran. Di samping itu, menerapkan IPTEK nuklir, dengan fasilitas unggul, seperti perkebunan maupun sawah menggunakan plant growth promoter atau percepatan pertumbuhan," kata Anhar.

Sumber : CNNINDONESIA

 Daftar Sekarang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Post Top Ad

Responsive Ads Here